Sunday, 15 May 2011

Chelsea Charms

Nama Chelsea Charms beberapa hari santer terdengar dan juga menjadi hit pencarian google minggu ini, siapa Chelsea Charms Klaim ? Chelsea Charms adalah wanita asal Minnesota, Amerika Serikat diklaim sebagai perempuan dengan ukuran payudara terbesar saat ini di dunia.



Chelsea Charms Klaim Pemilik Dada Terbesar di Dunia

Chelsea Charms muncul di acara This Morning dari kanal ITV, Inggris, dan mengklaim sebagai perempuan dengan payudara terbesar di dunia. Demikian dilansir Daily Mail, Jumat (13/5/2011).

Namun keputusan ini mengundang kecaman karena acara ini ditayangkan pada pagi hari saat anak-anak masih ada di rumah. Fan Page acara bincang-bincang, The Morning, menerima keluhan ada sekitar 4.000 komentar mengenai acara yang dipandu oleh Philip Schofield dan Ruth Langsford.

Charms mengaku ukuran payudaranya saat ini 164 XXX. Sejumlah komentar itu antara lain," anak saya melihatnya, dan itu sungguh buruk. Anak saya mengatakan, ewwww," demikian seorang perempuan menulis di fan page This Morning. Ada sekita 4.000 komentar muncul di halaman fan page Facebook acara This Morning.

Seorang pengguna Twitter bernama Heidi Love men-tweet," Chelsea Charms penipu dan menjijikkan".
Chelsea yang kini berusia 35 tahun asal Minneapolis mengaku melakukan perbesaran payudara secara dengan menggunakan prosedur ilegal yaitu memasukkan implan kawat polypropylene ke payudaranya. Chelsea bekerja sebagai penari erotis dan bintang porno.

Ia mengaku mengalami masalah setelah implan payudara termasuk mengalami gangguan makan, dan sangat sulit masuk ke toilet pesawat. Chelsea juga menambahkan jika ia harus olahraga agar payudaranya yang beratnya masing-masing setara dua buah semangka ini bisa didukung oleh berat tubuhnya.

Chelsea belum mengukur dadanya secara resmi dan Maxi Mounds saat ini masih memegang rekor Guinness Record untuk payudara terbesar di dunia. Saat Philip melihatnya ia berujar," Mengapa Anda tak mendaftarkan rekor itu, kelihatannya milik Anda lebih besar". Chelsea kemudian menjawab," Mereka tidak menelepon saya".

No comments:

Post a Comment