Showing posts with label Gagap. Show all posts
Showing posts with label Gagap. Show all posts

Thursday, 24 March 2011

Azis Gagap Improve Jadi Banci

Serangkaian profesi di dunia hiburan dicoba oleh Azis Gagap. Setelah mencoba bernyanyi, kali ini Azis merambah ke dunia seni peran dengan debut filmnya berjudul POCONG NGESOT.

"Ini adalah film pertama gue. Jadi seorang banci," ujarnya saat dijumpai di preskon film POCONG NGESOT di FX Plaza, Jakarta, Senin (21/2).

Dalam film ini Azis disuruh untuk improve mengenai perannya. Dia juga berdiskusi dengan pemain lain mengenai perannya, agar seusai saat berakting.

"Gue disuruh improve aja, selanjutnya terserah elo aja, kata sutradara. Gue jalanin sama anak-anak ternyata mereka pandai berimprovisasi juga. Ya udah pas kita main langsung dapat mood nya," paparnya.

Selama proses syuting Azis tak menemui kendala apapun, pasalnya dia mengandalkan improvisasi yang dibebaskan oleh sang produser. Namun saat dubbing dia kewalahan untuk menyelaraskan dialognya.

"Cuma satu yaitu saat dubbing, kalo yang lain kan lancar, sedangkan gue gagap jadi harus disesuain antara mulut dan suara," urai Azis yang lebih senang memilih melawak dibandingkan bermain film.

"Kalo enak, ya enak lawak, yang mana waktunya lebih sedikit. Inikan permasalahannya bukan uang, namun pada tantangan nya di mana pada film ini merupakan pertama kalinya buat gue. Sehingga gue mencoba mampu nggak gue dan kena langsung ke masyarakat nggak," tukasnya. (kpl/ato/faj)


View the original article here

Monday, 21 March 2011

Azis Gagap Trauma Dimarahin Sutradara

Bagi Azis Gagap bermain film adalah suatu kepuasan tersendiri, terlebih saat ditonton oleh orang dan tak terbayangkan bisa menjadi bintang film. Namun Azis lebih memilih dalam suatu peran yang ditawarkannya. Karena dia tak mau jika mendapatkan peran yang menurutnya terlalu dipaksakan pada dirinya.

"Kadang-kadang perannya suka dipaksakan. Mentang-mentang Azis Gagap nih, dulu di film ini dan itu, padahal Azis nggak mau. Kalo nggak cocok ya nggak mau," ujarnya saat dijumpai di preskon film POCONG NGESOT di FX Plaza, Jakarta, Senin (21/2).

Dalam pemilihan suatu karakter Azis hanya mengandalkan cerita film tersebut dan selebihnya dia improvisasi. Pasalnya dia kesulitan untuk menghafalkan naskah dialog. Dari sini Azis mempunyai pengalaman yang kurang mengenakkan karena dimarahin oleh seorang sutradara gara-gara tak bisa menghafalkan dialog.

"Yang Azis takutin yaitu bukan kita nggak mau menerima gimana, naskah itu kan hafalan, dialog-dialog itu yang Azis nggak mau. Karena gue pernah pengalaman pernah dimarahin karena nggak bisa main. 'Bayaran aja elo mahal, main nggak bisa," paparnya yang langsung pulang dan tak menyelesaikan scene film tersebut.

"Azis langsung pulang padahal masih ada 10 scene. Terserah elo deh gimana nanti, dan jadi sejak saat itu sudah berhenti. Kita kan nggak biasa pakai script, namun kita improve," cerita Azis.

Azis sempat trauma setelah kejadian ini. Sehingga setiap ada tawaran main film dia juga mengajukan tawaran untuk produser dan sutradara. terkadang dia juga bertanya apakah sutradaranya galak atau tidak.

"Kadang Azis nanya dulu, ada naskahnya serta sutradaranya galak apa nggak. Azis trauma sampai bilang, elo kalo mau ajak gue, biar gue yang improve, jangan naskah deh, dan itu yang gue minta," tukasnya. (kpl/ato/faj)


View the original article here